The Day Before, sebuah game multiplayer bertemakan survival horror yang dikembangkan oleh Fntastic dan diterbitkan oleh Mytona, telah resmi menghentikan operasinya setelah 45 hari sejak perilisannya. Game ini pertama kali menarik perhatian banyak gamer, termasuk penulis artikel ini, karena menampilkan gameplay yang menjanjikan dan visual yang memukau pada trailer awalnya di tahun 2021.
Menurut laporan dari IGN, Mytona telah mengumumkan bahwa semua pemain di Steam akan menerima pengembalian dana secara otomatis. Pernyataan tersebut menyebutkan bahwa Fntastic telah menghentikan operasional The Day Before secara resmi, yang mengakibatkan penutupan server pada tanggal 22 Januari 2024.
Proses pengembangan The Day Before mengalami banyak penundaan dan perubahan pada game engine. Meskipun akhirnya dirilis dalam bentuk early access di Steam pada 7 Desember 2023 dengan harga USD 40 (sekitar 299.999 IDR), game ini mendapatkan kritik tajam dari pemain yang telah lama menantikan perilisannya. Banyak yang merasa bahwa game ini tidak memenuhi janji pengembang dan trailer yang dirilis, dengan versi early access yang penuh dengan bug, glitch, dan masalah teknis yang merugikan pengalaman bermain.
Hanya empat hari setelah rilis, Fntastic mengumumkan bahwa mereka mengalami kegagalan finansial dan kekurangan dana untuk melanjutkan pengembangan game. Mereka meminta maaf kepada pemain dan mitra mereka. Pada tanggal 22 Januari 2024, The Day Before secara resmi menghentikan operasinya dan tidak lagi tersedia untuk dijual di Steam atau platform lainnya. Situs resmi game ini juga telah menghilang dari internet.

The Day Before menjadi salah satu contoh kegagalan dalam industri video game pada tahun 2023 dan mendapatkan reputasi sebagai salah satu game terburuk.















































