Ubisoft baru saja mengumumkan bahwa rilis Assassin’s Creed Shadows akan ditunda. Keputusan ini diambil setelah menerima kritik dari penggemar terkait kontroversi sejarah dalam permainan tersebut, khususnya mengenai penggambaran tokoh Yasuke. Banyak penggemar yang mempertanyakan akurasi sejarah Jepang yang diangkat oleh Ubisoft, yang akhirnya memaksa perusahaan untuk menunda peluncurannya.
Penundaan ini juga terjadi bertepatan dengan pengumuman Ghost of Tsushima sequel, Ghost of Yotei, yang akan dirilis pada tahun 2025 oleh Playstation. Kedua gim ini memiliki latar belakang sejarah Jepang yang mirip, sehingga perhatian para penggemar kini tertuju pada Ghost of Yotei. Meski ditunda, Ubisoft memastikan bahwa Assassin’s Creed Shadows akan tersedia di Steam pada hari peluncurannya, yang dijadwalkan pada 14 Februari 2025. Para pemain yang telah melakukan pre-order akan mendapatkan ekspansi pertama secara gratis.

Penundaan ini cukup mengejutkan karena biasanya Ubisoft merilis gim pada musim liburan Natal, waktu yang sangat menguntungkan untuk penjualan. Namun, kinerja buruk penjualan Star Wars Outlaws yang baru saja diluncurkan telah menghantam harga saham Ubisoft dengan keras. Hal ini mungkin menjadi salah satu faktor mengapa perusahaan menunda perilisan Assassin’s Creed Shadows.
Saat artikel ini ditulis pada 26 September 2024, saham Ubisoft telah jatuh ke angka 9,09 Euro per saham. Penurunan ini merupakan yang terburuk bagi Ubisoft dalam satu dekade terakhir, memperlihatkan dampak dari performa buruk beberapa gim besar mereka.

Ubisoft berharap dengan penundaan ini, mereka dapat menyempurnakan Assassin’s Creed Shadows dan mengembalikan kepercayaan penggemar serta pasar terhadap produk-produknya di masa mendatang.















































