Seorang streamer Twitch mengalami pemblokiran dari platform tersebut setelah menggunakan emote kustom Pokémon yang dianggap mengandung konten seksual. Meskipun emote tersebut hanya berupa karakter Pokémon, Twitch menganggap masalah ini sangat serius dan mengambil tindakan tegas.
Streamer yang terkena dampak, Pokémon SBCoop, memberikan tanggapannya melalui platform media sosial X (sebelumnya Twitter). Dalam postingannya, SBCoop menunjukkan emote yang menjadi permasalahan, yaitu karakter Pokémon Bonsly kecil dengan ekspresi menangis, dan bagian bawahnya terlihat mengandung elemen yang dianggap kontroversial.

Twitch mengklarifikasi penghapusan emote tersebut dengan menyatakan bahwa emote tersebut mengandung “gambar konten seksual atau ketelanjangan” dalam bentuk “gaya gasm.”
Platform Twitch memiliki pedoman ketat terkait penggunaan emote. Setelah seorang streamer mencapai status Afiliasi, mereka diberi hak untuk mengunggah emote khusus, namun proses ini harus melewati persetujuan dari alat moderasi Twitch. Tujuan dari aturan ini adalah untuk mencegah tindakan ujaran kebencian, penghinaan, penggunaan obat-obatan terlarang, ancaman kekerasan, serta konten seksual atau telanjang.
Keanehan dalam kasus ini terletak pada fakta bahwa emote yang dilarang merupakan referensi dari kartu Pokémon dengan gambar Bonsly yang identik dengan emote yang digunakan oleh SBCoop. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang konteks dan keputusan moderasi Twitch terkait emote yang sebenarnya berasal dari materi resmi Pokémon.

Hingga saat ini, belum ada pengembangan lebih lanjut terkait masalah ini, dan belum ada kepastian dari pihak Twitch apakah akan mempertimbangkan ulang keputusannya. Mungkin streamer SBCoop perlu melakukan desain ulang terkait penggunaan emote tersebut agar dapat lolos verifikasi moderasi Twitch.
Sumber: Eurogamer, Pokémon Global News














































