Denuvo telah menjadi topik panas di kalangan komunitas gim, terutama bagi pengguna gim di platform PC. Perangkat lunak anti-temper yang dikembangkan oleh Denuvo ini sering menuai kontroversi, terutama karena dianggap memengaruhi kinerja beberapa gim besar. Kasus-kasus yang terkenal seperti pada gim Tekken 7 dan Resident Evil Village menunjukkan adanya dampak nyata dari perangkat ini, di mana para pemain mengeluhkan penurunan performa gim mereka.
Denuvo pada awalnya dimaksudkan untuk melindungi gim dari aksi pembajakan, tetapi ternyata justru sering mendapat kritik karena dianggap membebani kinerja gim. Beberapa pengembang bahkan memutuskan untuk mencabut Denuvo dari gim mereka setelah mendapat banyak masukan negatif dari komunitas, seperti yang terjadi pada Resident Evil Village di mana Capcom akhirnya memutuskan untuk menghapus perangkat lunak ini demi memperbaiki pengalaman pemain.

Dalam beberapa waktu terakhir, Denuvo mencoba memperbaiki citranya di mata komunitas gamer dengan membuat server Discord resmi. Melalui platform tersebut, mereka berharap dapat lebih dekat dengan pengguna dan mendiskusikan kritik yang ada. Sayangnya, upaya ini tidak berlangsung lama. Server Discord Denuvo ditutup karena serangan komentar negatif dan ancaman dari pengguna yang terus berdatangan.
Manajer produk Denuvo, Ullmann, berbicara kepada Rock Paper Shotgun mengenai pengalaman timnya menangani reaksi negatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa timnya merasa lelah menghadapi “toksisitas” yang muncul dan tak ingin terus membiarkan setiap klaim tanpa tanggapan. Menurut Ullmann, banyak kritik datang dari komunitas yang sangat vokal dan tidak bersahabat, seperti yang kerap terlihat di forum-forum seperti Steam.

Ullmann juga mengungkapkan bahwa setiap kali ada gim yang mengumumkan menggunakan Denuvo, para pemain langsung melontarkan kekhawatiran tentang dampaknya terhadap performa. Hal ini dianggap menimbulkan stigma buruk yang tidak selalu akurat. “Kami tidak ingin menyerahkan semua pembicaraan mengenai Denuvo pada orang-orang yang hanya menyampaikan hal negatif tentang kami,” ujarnya.
Di Discord yang sempat dibuka, Denuvo menggunakan sesi Tanya Jawab untuk menjelaskan berbagai isu. Dalam sesi ini, Denuvo membantah klaim pemain yang mengatakan bahwa perangkat ini menyebabkan masalah kinerja pada gim, dan mengungkapkan penjelasan teknis terkait kontroversi yang terjadi pada Resident Evil Village dan Tekken 7, yang diabadikan oleh situs Tech4Gamers.
Denuvo menjelaskan bahwa masalah performa pada Tekken 7 disebabkan oleh kesalahan pemilihan bagian kode yang dilindungi. Beberapa gerakan karakter tertentu memicu gangguan yang mengakibatkan penurunan performa. Sementara itu, masalah pada Resident Evil Village disebabkan oleh perlindungan tambahan yang tidak terkait langsung dengan Denuvo, tetapi yang juga berdampak pada kinerja setelah gim tersebut dibobol.

Meski sering dikritik, Denuvo tetap mempertahankan posisinya sebagai solusi anti-pembajakan. Ullmann menegaskan bahwa reputasi negatif Denuvo muncul justru karena perangkat lunak ini efektif. “Pembajak tidak bisa memainkan gim yang menggunakan solusi kami dalam waktu yang cukup lama,” jelasnya. Meski banyak gamer yang mengeluhkan, ia menilai kritik ini datang dari sebagian kecil komunitas yang enggan membayar gim dan mencari kambing hitam untuk performa gim yang menurun.
















































