Para penggemar gim Call of Duty di Kuwait akan kecewa karena tidak bisa menikmati Black Ops 6. Pihak berwenang Kuwait telah memblokir peluncuran gim ini sebelum hari rilis resminya.
Black Ops 6 dijadwalkan akan hadir di seluruh dunia pada 25 Oktober. Kuwait sebenarnya termasuk salah satu negara yang akan mendapatkan peluncuran bersamaan secara global. Namun, keputusan pihak berwenang Kuwait membuat gim ini tidak bisa rilis di sana.

Regulator Kuwait mengambil langkah untuk memblokir gim tersebut, dan pihak Activision pun mengonfirmasi bahwa gim ini tidak akan tersedia di wilayah Kuwait. Semua prapemesanan di negara itu akhirnya dibatalkan.
Dilansir dari IGN, pihak Activision hanya memberikan pernyataan singkat. Mereka mengatakan, “Call of Duty: Black Ops 6 belum disetujui untuk dirilis di Kuwait,” namun tidak menjelaskan alasan spesifik di balik larangan tersebut.
Beberapa spekulasi muncul terkait dengan latar belakang cerita dalam gim ini. Black Ops 6 berlatar di era 90-an, yang juga mencakup Perang Teluk, di mana Irak menginvasi Kuwait pada tahun 1990.
Karena latar sejarah yang sensitif ini, beberapa pihak menduga inilah alasan di balik larangan rilis gim tersebut di Kuwait. Namun, hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang Kuwait.

Masih belum jelas apakah larangan ini akan berdampak pada peluncuran gim di wilayah lain di Timur Tengah, tetapi untuk saat ini, penggemar di Kuwait harus menerima kenyataan bahwa Black Ops 6 tidak akan hadir di sana.
















































