Seorang analis terkemuka, Dr. Serkan Toto, baru-baru ini mengungkap informasi mengenai konsol Nintendo berikutnya. Berdasarkan pengamatannya, Nintendo tampaknya telah belajar dari kesalahan pada konsol Wii U yang sempat membingungkan pengguna dalam hal branding. Berbeda dengan PlayStation yang menggunakan penomoran berkelanjutan, Nintendo selama ini menghindari penggunaan nomor pada konsolnya, kecuali pada lompatan dari Nintendo DS ke 3DS.
Dalam sejarahnya, Nintendo telah beberapa kali mengubah konvensi penamaan konsol. Misalnya, dari NES ke Super Nintendo Entertainment System (SNES), dan dari Wii ke Wii U. Namun, penggunaan nama Wii U dianggap menjadi salah satu penyebab kegagalan finansial konsol tersebut, karena banyak pengguna merasa bingung apakah itu perangkat baru atau hanya peningkatan dari Wii.
Kesuksesan besar Nintendo Switch saat ini menimbulkan pertanyaan mengenai nama konsol generasi berikutnya. Apakah Nintendo akan mempertahankan nama “Switch” atau beralih ke nama baru? Berdasarkan kebocoran dari Game Freak, ada indikasi bahwa Nintendo ingin bermain aman dengan melanjutkan brand “Switch”.
Dr. Serkan Toto, seorang CEO konsultan industri game Jepang, memperkuat spekulasi ini. Melalui tweet yang ia unggah pada hari Rabu, ia menyebutkan nama konsol Nintendo berikutnya sebagai “Switch 2”, meskipun tanpa memberikan keterangan lebih lanjut mengenai perangkat tersebut.
Meskipun rumor ini semakin nyaring beredar, Nintendo sendiri belum memberikan konfirmasi resmi tentang nama penerus Switch. Sebelumnya, peluncuran produk bernama Nintendo Alarmo sempat membuat banyak penggemar bingung, karena mereka mengira itu adalah konsol generasi berikutnya, padahal hanya perangkat jam alarm.














































