Hideo Kojima, kreator terkenal di dunia video gim dengan karya-karya besar seperti Silent Hill, Metal Gear Solid, dan Death Stranding, baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia menolak tawaran dari Hollywood untuk membuat film besar berdasarkan gim Death Stranding. Meskipun ada minat kuat dari produser, Kojima menolak karena khawatir adaptasi film layar lebar dapat merusak esensi keunikan dari gim tersebut.
Kojima menjelaskan bahwa ia lebih memilih proyek film yang lebih kecil, di mana ia dapat tetap memegang kendali penuh atas visi kreatifnya. Ia menyebut bahwa pengalaman di dunia perfilman memang memberinya perspektif baru, tetapi ia tidak ingin Death Stranding diubah menjadi proyek yang dikendalikan oleh kepentingan komersial semata.
Pada Desember 2023, Kojima Productions secara resmi mengumumkan bahwa Death Stranding akan diproduksi dalam bentuk live-action bersama A24, sebuah studio film yang dikenal dengan karya-karya uniknya seperti Everything Everywhere All at Once, Midsommar, dan Hereditary. Kojima memuji A24 sebagai “kehadiran yang unik dalam industri perfilman,” yang membuatnya yakin bahwa proyek tersebut akan tetap setia pada visinya.

Kendati demikian, Kojima tetap menekankan bahwa ia tidak tertarik pada proyek film besar dengan anggaran tinggi. Dalam wawancara, ia pernah berkata, “Jika saya hanya mengejar keuntungan, saya akan menerima tawaran itu, tetapi saya tidak ingin mengorbankan visi kreatif saya untuk itu.”
Sebagai seorang kreator, Kojima ingin menjaga integritas karya-karyanya. Ia berkomitmen untuk mempertahankan nuansa dan esensi dari dunia Death Stranding, meskipun dalam format film, tanpa mengubah visi dari gim tersebut.















































