Ubisoft saat ini menghadapi tekanan dari sejumlah investornya untuk mempertimbangkan menjual perusahaan tersebut. Tekanan ini dipicu oleh kesulitan keuangan yang dialami perusahaan serta kinerja buruk terhadap beberapa gim terbaru, seperti Star Wars: Outlaws, yang hanya terjual satu juta salinan dalam bulan pertamanya, meskipun mendapat ulasan yang baik.
Kinerja penjualan ini jauh di bawah ekspektasi para investor, terutama jika dibandingkan dengan judul seperti Assassin’s Creed Mirage, yang menurut Insider Gaming telah menarik 5 juta pemain dan diperkirakan menghasilkan pendapatan sebesar USD 250 juta pada Januari 2024. Investor aktivis AJ Investments, yang memiliki kurang dari 1% saham Ubisoft, telah menggalang dukungan dari 10% pemegang saham untuk mendorong penjualan perusahaan tersebut.

AJ Investments juga mengkritik keputusan manajemen Ubisoft, terutama terkait penundaan proyek besar seperti Assassin’s Creed Shadows dan prospek keuangan perusahaan secara keseluruhan, yang menyebabkan proyeksi pendapatan menurun. Kritik ini menambah tekanan bagi Ubisoft yang kini harus menghadapi ketidakpuasan dari para pemegang saham.
Meskipun hasil kampanye ini belum dapat dipastikan, tekanan dari investor ini menunjukkan ketidakpuasan yang semakin besar terhadap arah strategis Ubisoft.















































