Fntastic, pengembang gim The Day Before, baru-baru ini menyampaikan permohonan maaf melalui sebuah unggahan di platform X (dahulu Twitter) melalui akun resmi mereka, @FntasticHQ. Dalam unggahan tersebut, mereka menulis, “Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua orang atas kejadian The Day Before dan akan bertanggung jawab penuh atas apa yang terjadi.” Permintaan maaf ini datang setelah kekecewaan besar yang dirasakan oleh para pemain akibat perbedaan besar antara promosi awal dan hasil akhir saat gim tersebut dirilis.

Namun, komunitas gamer tampak skeptis atas kembalinya Fntastic ke dunia gim. Banyak yang meragukan niat baik mereka, mengingat gim The Day Before dianggap menipu ribuan pemain. Gim tersebut sempat dihentikan tanpa penjelasan yang memadai, dan ini menimbulkan ketidakpercayaan di kalangan para pemain yang merasa kecewa dan ditinggalkan. Kembali nya Fntastic ke ranah pengembangan gim dipandang oleh pemain sebagai upaya yang terlambat dan mungkin tidak dapat menyelamatkan reputasi mereka.
Tidak dapat disangkal bahwa proyek The Day Before memiliki potensi yang besar dan ambisi yang tinggi. Namun, saat peluncurannya, gim ini mengalami kegagalan yang sangat parah, bahkan mendapatkan kritikan keras dari para gamer yang mencobanya. Alih-alih memperbaiki dan mengembangkan gim tersebut, Fntastic justru mengumumkan penutupan server tanpa upaya lebih lanjut untuk memperbaiki keadaan. Keputusan ini semakin memperburuk pandangan para pemain terhadap studio pengembang tersebut.
Sebagai perbandingan, gim No Man’s Sky juga pernah menghadapi kritik serupa pada awal peluncurannya. Namun, pengembangnya, Hello Games, tidak menyerah dan terus melakukan perbaikan serta pengembangan hingga akhirnya gim tersebut kini dikenal sebagai salah satu yang terbaik di industri. Keberhasilan No Man’s Sky menunjukkan bahwa sebuah proyek yang gagal pada awalnya masih bisa diselamatkan, asalkan ada upaya dan komitmen yang kuat untuk memperbaikinya.

Pertanyaan besar yang kini muncul adalah, apakah Fntastic mampu melakukan hal yang sama? Akankah mereka benar-benar melakukan perubahan dan memperbaiki kesalahan mereka, ataukah ini hanya upaya untuk mendapatkan kembali kepercayaan tanpa komitmen nyata? Para gamer tentu akan memperhatikan setiap langkah mereka ke depan, dan hanya waktu yang akan menjawab apakah Fntastic bisa mendapatkan kesempatan kedua yang mereka minta.















































